Wirausaha Digital

 Oleh: Daffa Syalsabila

    Sobat Dunia Kampus, Belakangan ini digital entrepreneurship sangat digandrungi oleh kalangan muda. Digital entrepreneurship atau bisnis digital adalah bisnis yang menggunakan teknologi sebagai keunggulan dalam operasi internal dan eksternal. Bisnis digital bukan hanya sekedar tren tetapi juga dapat menghasilkan prospek kerja yang menjanjikan. Prospek kerja yang menjanjikan harus mempunyai strategi bisnis yang sesuai. Strategi bisnis itu sendiri meliputi keunggulan kompetitif, omnichannel, big data, cybersecurity dan kapabilitas digital. Keunggulan kompetitif dapat tercapai dengan cara menomor satukan dan berfokus pada pelanggan, contoh: ada pesanan untuk jasa potong daging. keesokan harinya daging sudah sampai ke pelanggan. Contoh ini termasuk terapan dari istilah next day service. Omnichannel adalah salah satu strategi bisnis yang yang dapat menghubungkan keterkaitan dari offline ke online. Di era sekarang ini, orang lebih tertarik berbelanja online daripada offline karena dianggap lebih mudah, efisien dan praktis. Penjual atau seller dapat mempromosikan barang yang dijual dengan memanfaatkan sosial media dengan cara mengendorse atau paid promote. Platform yang belakangan ini banyak diminati oleh kalangan muda adalah Instagram dan TikTok. Para penjual dapat memanfaatkan kedua platform tersebut untuk promosi. Yang ketiga ada Big Data, Big Data adalah salah satu strategi bisnis yangmana manggunakan SAP Business One untuk mendukung warehouse untuk pengambilan keputusan. Dengan Big Data kita dapat melakukan kontrol terhadap barang apa yang mengalami penurunan dan dapat melihat data dari tahun sebelumnya. Lalu selanjutnya ada cybersecurity, cybersecurity sangat penting karena untuk melindungi informasi bisnis perusahaan (Sophos Central). Bisnis yang dilakukan secara online atau digital tentu saja mempunyai keterkaitan satu dengan yang lain. Apabila rusak satu, maka hancur semuanya. Yang kelima ada kapabilitas digital, kapabilitas digital bertujuan untuk mendukung perusahaan masuk ke dunia digital.

    Bsinis digital mempunyai peluang yang besar karena menurut riset, penggunaan media sosial termasuk tertinggi di dunia, Jakarta dianggap sebagai ibu kota Twitter dunia, pada tahun 2016 pendapatan e-commerce di Indonesia berjumlah senilai USD 6 miliar dan sekitar 75 persen pembelian online dilakukan melalui perangkat seluler. Peluang yang besar tentu menghasilkan prospek yang menjanjikan. Mahasiswa dituntut untuk berpikir maju agar dapat menerima tantangan di masa yang akan datang sehingga kita dapat tahu bagaimana solusi dan cara menanggulangi masalah tersebut. Sistem ini disebut ‘Creating The Future From The Future’. Contohnya adalah kita membayangkan apa yang akan terjadi pada pabrik mesin. Pabrik mesin mungkin akan dilengkapi sensor yang dipasang di lini produksi dan mengirim status operasi secara online ke bagian pengendali yang tentunya akan didukung pada sistem online. Perusahaan tambang juga merupakan salah satu prospek kerja yang menjanjikan untuk bisnis digital melalui sensor lokasi. Perusahaan tambang dilakukan dengan software yang menggabungkan perkembangan geologi dan peralatan. Took ritel digital juga merupakan salah satu prospek kerja yang menjanjikan karena took ritel digital hamper tidak membutuhkan sumber daya manusia. Seorang pelanggan akan dapat masuk ke toko pakaian dan menerima pemberitahuan tentang promosi yang disesuaikan berdasarkan riwayat pembelian. Pembayaran juga akan dilakukan secara otomatis. Dalam bidang pertanian juga diperkirakan cakan berganti kearah yang lebih modern. Cara pertanian yang lama akan ditinggalkan. Traktor otonom yang dikendalikan GPS akan melakukan sebagian besar pekerjaan, mulai dari menyiapkan tanah dan menabur benih hingga memanen hasil bumi serta mengangkutnya ke tempat pengumpulan. Sistem penyiraman dan pemupukan otomatis akan menggunakan sensor untuk mengoptimalkan kondisi tanah dan meminimalkan limbah. Ternak akan diberi geotag dengan sensor lokasi dan kesehatan.

    Kewirausahaan digital secara luas dapat didefinisikan sebagai menciptakan usaha baru dan mengubah bisnis yang ada dengan mengembangkan teknologi digital baru. Tentunya menjadi seorang wirausahawan tidaklah mudah, wirausahawan memerlukan skill atau kompetensi yang sesuai untuk dapat bersaing di dunia bisnis. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah target finansial. Yang dimaksud dengan target finansial adalah kita harus bisa menggaet pelanggan baru. Banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk menggaet pelanggan baru contohnya menyebar brosur. Setelah berhasil menggaet pelanggan baru, kita harus dapat memutar otak bagaimana caranya agar pelanggan baru tersebut dapat menjadi pelanggan loyal. Hal tersebut bisa dicapai dengan menerapkan sistem “buy 1 get 1”. Untuk mencapai target finansial kita harus membuat pelanggan puas dengan service atau pelayanan yang kita berikan. Penjual harus menjadikan pelanggan nomor satu. Pelanggan kerap kali meminta penjual untuk mengirimkan produk dengan cepat, contohnya di bidang makanan. Tak jarang pelanggan memesan dari jarak jauh. Maka, sebagai wirausahawan harus berpikir secara kritis agar makanan tersebut tidak basi di jalan.  

    Untuk menjadi wirausahawan yang sukses, kita harus memerhatikan harga, pastikan harga sesuai dengan kualitas yang diberikan. Inovasi juga harus dilakukan untuk bersaing dengan kompetitor luar. Adanya inovasi dari sebuah produk dapat membuat pelanggan tertarik dan tidak bosan dengan apa yang dijual.  Pemilihan nama toko online juga harus hati-hati, tidak boleh menjiplak dan harus sesuai dengan citra yang diberikan. Untuk menghasilkan suatu produk yang baik, sebuah usaha membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya yang berkualitas dapat didapat dari kemauan dan kemampuan. Menjadi seorang wirausahawan tidak dapat dilakukan dengan unsur paksaan. Banyak orang yang ingin menjadi wirausahawan tetapi tidak mau berkomitmen sehingga kerjanya berantakan. Sebaliknya, jika kita ada kemauan, maka semuanya akan menjadi mudah karena secara tidak sadar kita akan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Kita harus bisa mengikuti zaman, sekarang zaman sudah serba modern yang artinya mau tidak mau kita harus bisa menggunakan internet agar tidak tertinggal informasi. Jika kita tidak tahu cara menggunakan internet, tentu kita akan tertinggal banyak hal. Membuka usaha juga tidak perlu takut untuk mengeluarkan uang banyak di awal. Kita tidak boleh takut rugi, kita harus memiliki kecerdasan finansial. Wirausahawan yang sukses harus mempunyai pola piker yang positif.

    Komunikasi juga merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh wirausahawan. Wirausahawan tentu saja harus bisa menjelaskan ide berulang kali, promosi ke investor atau pelanggan. Keterampilan komunikasi baik pribadi maupun professional adalah kunci sukses wirausahawan. Secara tidak langsung, setiap wirausaha adalah merk. Cara berbicara, cara menanggapi email, cara memperkenalkan diri dan cara menulis adalah merk “citra” anda sebagai wirausaha. Contohnya Apple, perusahaan Apple ini tidak hanya terkenal dan berpengaruh di dunia, tetapi juga memiliki merk yang kuat yang dimiliki oleh pendirinya, Steve Jobs. Marketing juga harus diperhatikan dalam berbisnis. Belakangan ini, platform media sosial yang banyak digandrungi anak muda adalah TikTok dan Instagram. Kita bisa meng-endorse atau melakukan paid promote kepada “influencer” di platform tersebut sehingga khalayak luas dapat mengetahui produk yang kita jual. Jika tidak dengan promosi yang benar, produk tidak akan berharga. Networking juga sangat dibutuhkan, kita harus bisa bersosialisasi dengan baik guna memperluas relasi. Tali silaturahmi akan memperluas rezeki. Makin luas jaringan atau relasi yang dibangun, makin kuat pondasi bisnis seorang wirausaha. Design, para wirausaha juga harus memiliki banyak ide agar dapat menciptakan design yang menarik. Banyak wirausaha yang mengabaikan “desain produk” dan terburu-buru masuk pasar sehingga menemukan kegagalan besar. Analytics, system analytics adalah system menganalisis berdasarkan data. Jadi semua harus dilakukan secara sistematis dan tidak berantakan. Technical, kita tidak harus paham mendalam tentang pemrograman, pemahaman sederhana tentang algoritma dan cara berpikir terstruktur akan mengembangkan pemikiran logis untuk pemecahan masalah yang kompleks. Learning, belajar juga sangat diperlukan karena belajar tentang dunia online merupakan salah satu keterampilan penting di era digital yang akan membantu untuk meningkatkan kinerja bisnis yang baik.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi Pemimpin yang Baik di Bidang Pendidikan

Drama Korea bahaya gak sih?